0 0 Read Time:2 Minute, 39 Second TelkomProperty menegaskan komitmennya terhadap optimalisasi aset sebagai bagian dari dukungan terhadap langkah transformasi TelkomGroup. Perusahaan yang mengelola aset milik Telkom ini menempatkan pengelolaan aset sebagai instrumen strategis untuk mendorong efisiensi dan peningkatan kontribusi dari unit-unit usaha di bawah grup. Direktur Utama TelkomProperty, Didit Sulistyo, menjelaskan bahwa perusahaan tengah melakukan berbagai langkah pemanfaatan dan leveraging aset untuk memperkuat peran TelkomGroup dalam menghadapi dinamika bisnis. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan produk, menciptakan efisiensi operasional, serta memastikan setiap anak perusahaan memberi kontribusi yang lebih optimal. Optimalisasi Aset sebagai Peran TelkomProperty dalam Transformasi Dalam proses transformasi korporasi, pengelolaan aset menjadi salah satu fokus utama TelkomProperty. Optimalisasi aset dimaknai bukan sekadar menjual atau memindahkan kepemilikan, melainkan juga memanfaatkan potensi aset untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi grup. TelkomProperty mengambil peran sebagai pengelola yang berupaya menyelaraskan aset dengan kebutuhan strategis perusahaan induk dan entitas anak. Pendekatan ini menempatkan aset sebagai sumber daya yang dapat dioptimalkan melalui solusi bisnis, kemitraan, dan pemanfaatan teknologi. Pendekatan holistik tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan efisiensi sekaligus membuka peluang kontribusi baru dari portofolio aset yang dikelola. Strategi Leveraging Aset yang Dijalankan Didit Sulistyo menyampaikan bahwa TelkomProperty tengah melakukan leveraging terhadap 3.010 aset yang dikelola di berbagai lokasi. Menurutnya, proses pemanfaatan ini berjalan bertahap; pihak manajemen bahkan menyebut adanya persentase yang mencerminkan progres implementasi di lapangan. Strategi leveraging yang diterapkan meliputi penataan ulang pemanfaatan aset, eksplorasi model bisnis baru yang relevan, serta sinergi dengan unit usaha lain dalam grup. Dengan pola ini, aset yang sebelumnya kurang aktif atau belum optimal dapat diintegrasikan ke dalam alur bisnis yang lebih produktif, sehingga memberikan manfaat ekonomi dan operasional yang lebih besar. Baca juga: Sorotan Baru Seputar Kpr Tenor 40 Tahun yang Menarik Perhatian Dampak terhadap Efisiensi Operasional dan Kontribusi Anak Perusahaan Optimalisasi aset ditargetkan memberikan dampak langsung pada efisiensi operasional perusahaan. Dengan pemanfaatan yang lebih cermat, biaya operasional dapat ditekan tanpa mengorbankan kualitas layanan, sementara kapasitas aset dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan bisnis baru atau memperkuat layanan yang sudah ada. Selain efisiensi, TelkomProperty juga memandang pengelolaan aset sebagai sarana untuk meningkatkan kontribusi anak perusahaan. Aset yang dimanfaatkan secara sinergis diharapkan mampu mendorong pendapatan tambahan dan memperkuat ekosistem bisnis grup secara keseluruhan. Prinsip Value Creation yang Dipegang Pada ujungnya, TelkomProperty menegaskan pentingnya memegang prinsip value creation dalam setiap langkah pengelolaan aset. Prinsip ini menjadi panduan agar setiap keputusan terkait aset berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang, baik dari sisi keuangan maupun keberlanjutan operasional. Penerapan prinsip value creation juga berarti setiap langkah dievaluasi secara cermat berdasarkan dampak terhadap stakeholder, kesinambungan bisnis, dan kemampuan aset untuk mendukung tujuan strategis grup. Dengan demikian, aktivitas optimalisasi tidak semata-mata bersifat transaksional, melainkan bagian dari perencanaan strategis yang terukur. TelkomProperty menempatkan kolaborasi internal dan keterlibatan unit terkait sebagai bagian integral dari proses ini. Sinergi antarentitas diharapkan memaksimalkan pemanfaatan aset dan memastikan hasil yang diperoleh selaras dengan target transformasi TelkomGroup. Dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis prinsip value creation, TelkomProperty berupaya memastikan bahwa pengelolaan aset memberikan manfaat yang nyata bagi grup dan anak perusahaan. Pernyataan manajemen menegaskan komitmen berkelanjutan terhadap langkah-langkah yang dapat mendukung efisiensi, peningkatan produk, serta kontribusi perusahaan secara menyeluruh. Baca juga berita lainnya: Atur Feng Shui Meja Kerja untuk Dorong Omzet Bisnis Manajemen Hargai Aspirasi, Operasional TPK Koja Dijaga Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author gilang.mahendra Redaktur Bisnis Gilang Mahendra memiliki pengalaman dalam meliput perkembangan dunia usaha, industri, investasi, perusahaan, serta dinamika bisnis nasional maupun global. Fokus liputannya mencakup strategi korporasi, startup, UMKM, hingga tren ekonomi digital. Email [email protected] [email protected] https://www.energysolvers.net/ Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Navigasi pos Sorotan Baru Seputar Kpr Tenor 40 Tahun yang Menarik Perhatian