0 0 Read Time:2 Minute, 9 Second Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima tim pengembang Mobil Listrik MOLISA di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Kamis (9/7/2026). Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi Gibran untuk melihat langsung hasil karya mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Dalam audiensi tersebut, Wapres tidak hanya berdiskusi tetapi juga menjajal prototipe Mobil Listrik MOLISA yang dikembangkan oleh tim mahasiswa. Kunjungan menegaskan perhatian pemerintah terhadap inovasi generasi muda di bidang teknologi otomotif dan kendaraan listrik. Mobil Listrik MOLISA: Gibran menjajal prototipe Pada kesempatan audiensi, Gibran mencoba prototipe Mobil Listrik MOLISA yang dipresentasikan oleh tim pengembang dari Unissula. Kegiatan percobaan itu menjadi momen penting karena memberi gambaran langsung mengenai desain dan fungsi awal kendaraan yang dikembangkan mahasiswa. Keikutsertaan Wapres dalam mencoba prototipe menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras mahasiswa dalam merancang dan membuat kendaraan listrik. Sikap ini juga menyimbolkan dukungan pemerintah terhadap upaya inovasi yang lahir di lingkungan perguruan tinggi. Apresiasi terhadap inovasi mahasiswa Gibran memberi apresiasi terhadap inovasi yang ditunjukkan oleh tim MOLISA. Dalam pertemuan tersebut, ia mendorong para mahasiswa untuk terus mengembangkan teknologi kendaraan listrik agar dapat berkontribusi pada kemajuan industri nasional. Baca juga: DPR Minta Sertifikasi Kompetensi untuk Atasi 70% Alumni Magang yang Belum Terserap Pengakuan dari kepala negara bagian ini diharapkan dapat memacu semangat mahasiswa dan akademisi lain untuk menyempurnakan prototipe serta melakukan pengujian lebih lanjut sesuai kebutuhan teknis dan regulasi yang berlaku. Peran perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi Kunjungan tim Unissula ke Istana Wakil Presiden menegaskan peran perguruan tinggi sebagai wadah pembelajaran sekaligus inkubator ide-ide teknologi. Mobil Listrik MOLISA merupakan contoh bagaimana proyek mahasiswa bisa menjadi platform pembelajaran nyata yang menyentuh isu strategis seperti transisi energi dan mobilitas berkelanjutan. Dalam konteks yang lebih luas, perkembangan karya-karya seperti MOLISA membuka ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah untuk mendorong adopsi teknologi yang relevan bagi kebutuhan nasional. Dorongan untuk mendukung industri nasional Selain mengapresiasi, Wapres juga menekankan pentingnya upaya lanjutan untuk mengembangkan kendaraan listrik sehingga dapat mendukung kemajuan industri nasional. Dorongan ini mengarah pada harapan agar inovasi mahasiswa tidak berhenti pada prototipe, melainkan berlanjut ke tahap pengembangan yang lebih matang. Pengembangan lebih lanjut meliputi peningkatan aspek teknis, keamanan, efisiensi, serta kesiapan untuk memasuki ekosistem industri yang melibatkan produksi, regulasi, dan pasar. Audiensi antara Wapres dan tim pengembang Mobil Listrik MOLISA menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap kreativitas dan upaya praktis mahasiswa. Pertemuan itu juga membuka peluang dialog lanjutan mengenai bagaimana karya akademik dapat disinergikan dengan kebijakan dan industri guna memajukan teknologi kendaraan listrik di Tanah Air. Baca juga berita lainnya: Sorotan Baru Seputar Pupuk Batubara Riau yang Menarik Perhatian Habib Aboe Mendesak Usut Tuntas Kematian Tiga Anggota Polres Katingan Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author rizal.fadillah Redaktur Nasional Rizal Fadillah bertanggung jawab atas liputan nasional yang mencakup pemerintahan, pembangunan daerah, kebijakan publik, ekonomi, pendidikan, serta berbagai isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Email [email protected] [email protected] https://www.energysolvers.net/ Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Navigasi pos DPR Minta Sertifikasi Kompetensi untuk Atasi 70% Alumni Magang yang Belum Terserap