santripreneur berbasis teknologi - ilustrasi berita Sorotan Baru Seputar Santripreneur Berbasis Teknologi yang Menarik…STMIK AMIK Bandung jadi tuan rumah Pra-KUII VIII (18 Juli 2026). MUI mendorong santripreneur berbasis teknologi untuk memperkuat peran pesantren di era…
0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

STMIK AMIK Bandung menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pra-KUII VIII yang digelar pada Sabtu, 18 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, Komisi Pesantren Majelis Ulama Indonesia menempatkan pengembangan santripreneur berbasis teknologi sebagai salah satu fokus utama.

santripreneur berbasis teknologi - ilustrasi berita Sorotan Baru Seputar Santripreneur Berbasis Teknologi yang Menarik…

Acara yang berlangsung di kampus STMIK AMIK Bandung itu merupakan bagian dari rangkaian Multaqa Ru’asa’ al-Ma’ahid II, yang diselenggarakan oleh Komisi Pesantren MUI. Penetapan lokasi dan tema ini menunjukkan perhatian terhadap penguatan peran pesantren dalam memanfaatkan teknologi untuk kegiatan ekonomi dan pendidikan.

Multaqa dan rangkaian Pra-KUII VIII

Multaqa Ru’asa’ al-Ma’ahid II tampil sebagai forum yang mengumpulkan pemangku kepentingan di lingkungan pesantren untuk berdialog dan bertukar pandangan. Penyelenggaraan pra-kegiatan Pra-KUII VIII di STMIK AMIK Bandung menjadi bagian dari upaya mematangkan agenda yang akan dibahas dalam KUII mendatang.

Santripreneur berbasis teknologi sebagai fokus

Komisi Pesantren MUI menekankan pentingnya mengembangkan kemampuan kewirausahaan di kalangan santri dengan memanfaatkan teknologi. Istilah santripreneur berbasis teknologi mencerminkan harapan agar lulusan pesantren tidak hanya mampu menguasai keilmuan agama, tetapi juga memiliki keterampilan entrepreneurship yang relevan dengan era digital.

Peran STMIK AMIK Bandung sebagai tuan rumah

Memilih STMIK AMIK Bandung sebagai lokasi kegiatan menunjukkan keterkaitan antara institusi pendidikan tinggi bidang teknologi informasi dan upaya peningkatan kapasitas pesantren. Kehadiran acara di lingkungan kampus teknologi diharapkan memberi ruang bagi pertukaran gagasan antara akademisi dan pemimpin pesantren.

Harapan terhadap dampak jangka panjang

Pusat perhatian pada santripreneur berbasis teknologi diharapkan mendorong lahirnya model-model usaha baru yang berakar pada pesantren dan memanfaatkan platform digital. Pendekatan ini potensial memperluas peluang ekonomi serta memperkuat peran pesantren sebagai institusi yang adaptif terhadap perubahan sosial dan teknologi.

Di samping itu, penyelenggaraan pra-kegiatan seperti Pra-KUII VIII menjadi momen penting bagi penyusunan program dan kebijakan yang menyentuh aspek pendidikan, pembinaan, dan pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren. Forum semacam ini memberi kesempatan bagi pengurus pesantren untuk menyamakan persepsi terkait prioritas pengembangan ke depan.

Penyelenggara berharap bahwa diskusi dan inisiatif yang muncul dari pertemuan tersebut dapat menjadi acuan dalam merancang langkah-langkah konkret sehingga santri memiliki akses ke sumber daya, pelatihan, dan jejaring yang mendukung kewirausahaan berbasis teknologi. Langkah-langkah konkret yang diambil kemudian akan menentukan seberapa efektif fokus ini mampu memberi manfaat nyata bagi komunitas pesantren.

About Post Author

reynaldi.putra

Editor Teknologi Reynaldi Putra meliput perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, cloud computing, startup, gadget, hingga inovasi yang mendorong transformasi digital di berbagai sektor. Email [email protected]
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By reynaldi.putra

Editor Teknologi Reynaldi Putra meliput perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, cloud computing, startup, gadget, hingga inovasi yang mendorong transformasi digital di berbagai sektor. Email [email protected]