0 0 Read Time:3 Minute, 12 Second Gel-Kinetic 2 0 menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan ini. HIDDEN.NY kembali bekerja sama dengan ASICS untuk memperkenalkan GEL-KINETIC 2.0, sebuah sneaker hasil kolaborasi yang menempatkan kenyamanan walking dan estetika nostalgia sebagai pusat perancangan. GEL-KINETIC 2.0 memilih jalan berbeda: merayakan estetika seni digital awal dan perangkat keras komputer generasi pertama, alih-alih mengandalkan software desain modern. Proyek ini dianggap sebagai penerus spiritual dari kolaborasi sebelumnya yang populer, namun dengan pendekatan yang lebih mundur secara visual—mengambil referensi dari tekstur, palet, dan bentuk yang mengingatkan pada era awal seni digital. HIDDEN.NY memosisikan diri sebagai kurator yang memunculkan kembali detail-detail yang sering terabaikan, bukan sekadar sebagai label desainer. Gel-Kinetic 2 0 dalam Sorotan Publik GEL-KINETIC 2.0 dikembangkan dengan filosofi desain yang bersifat kuratorial: metodis, penuh rasa hormat terhadap sumber inspirasi, dan berupaya mengangkat elemen-elemen yang lazimnya terpinggirkan dalam kebanyakan rilis massal. Alih-alih mendesain untuk performa lari, tim memilih fokus pada pengalaman walking yang disengaja—menciptakan kenyamanan saat dipakai seharian. Kolaborasi ini mengekspresikan visi HIDDEN.NY tentang bagaimana produk lifestyle dapat mengambil bentuk futuristik sekaligus menengok ke masa lalu teknologi digital. Hasilnya adalah siluet yang terasa ultra-futuristik, tetapi diberi detail warna dan tekstur yang mengingatkan pada hardware vintage. Teknologi kaki dan riset biomekanik Perancangan GEL-KINETIC 2.0 berjalan beriringan dengan ASICS Institute of Sport Science (ISS). Dengan mengandalkan data tekanan telapak kaki yang rinci, tim desain menghitung tata letak pod independen di bagian bawah sepatu untuk mendistribusikan benturan secara lebih merata pada pemakaian sehari-hari. Salah satu inovasi inti adalah penerapan Scutoid GEL™ yang direkonstruksi: bentuk gel dibuat lebih bersudut dan berpilin untuk menambah fleksibilitas, sementara materialnya disusun ulang guna menyeimbangkan distribusi tekanan di permukaan telapak. Sistem ini dipadukan dengan midsole busa FF BLAST™ PLUS yang terasa selembut awan, dibungkus oleh kerangka TPU kaku yang dirancang untuk menemukan keseimbangan antar-cushioning empuk dan stabilitas khas sepatu lifestyle. Baca juga: Proton Perluas Ekspor EV Brunei lewat Kerja Sama dengan Grand Motors Detail konstruksi dan fitur tumit Salah satu aspek yang menonjol adalah konstruksi tumit dua lapis yang modular. Counter tumit terbagi menjadi dua lembar yang bekerja secara dinamis menyesuaikan bentuk tumit pengguna, sehingga memberikan rasa terkunci saat pengguna memilih mengikat tali rapat maupun kebebasan saat dipakai longgar sebagai slip-on. Konstruksi eksternal dan penempatan pod di bawah kaki menunjukkan orientasi desain yang sangat dipikirkan: bukan sekadar tampilan, tetapi bagaimana tiap elemen bekerja bersama untuk kenyamanan dan fungsi walking. Pendekatan ini menegaskan posisi sepatu sebagai lifestyle walking shoe, bukan sepatu performa tinggi untuk lari intens. Palet warna, edisi, dan ketersediaan GEL-KINETIC 2.0 akan dirilis dalam dua rangka warna utama. General Release menampilkan palet bersih “White/Castle Rock” dengan aksen hijau yang menjadi ciri khas HIDDEN. Sementara itu, versi Limited Edition hadir dalam nuansa “Light Gray/Castle Rock” yang mengacu pada beige pudar, ivory, dan slate—mengingatkan langsung pada palet perangkat keras komputer retro. Baik versi general maupun edisi terbatas dibanderol sama pada harga ritel USD 270. Sneaker ini ditawarkan dalam rentang ukuran unisex dari US 3,5 hingga 14, dan tersedia melalui portal distribusi resmi HIDDEN.NY. Posisi di pasar dan audiens GEL-KINETIC 2.0 menargetkan penggemar sneaker yang menghargai campuran antara riset teknis dan estetika nostalgia. Dengan fokus pada walking lifestyle dan penekanan pada kualitas konstruksi, proyek ini diharapkan menarik mereka yang mencari sepatu harian nyaman dengan identitas desain yang kuat. Melalui kolaborasi ini, HIDDEN.NY dan ASICS menegaskan sikap bahwa produk fashion bisa menjadi medium kuratorial: menyajikan ulang elemen-elemen historis dengan pembacaan kontemporer yang fungsional. GEL-KINETIC 2.0 bukan sekadar sepatu—ia adalah perwujudan pendekatan desain yang mengutamakan pengalaman pemakai dan penghormatan pada estetika awal era digital. Baca juga berita lainnya: Pesantren Digital: Menjaga Nilai dan Beradaptasi di Tengah Perubahan Teknologi Laporan Suara Waze: Waze di Malaysia perkenalkan laporan suara untuk insiden dan trafik Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author reynaldi.putra Editor Teknologi Reynaldi Putra meliput perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, cloud computing, startup, gadget, hingga inovasi yang mendorong transformasi digital di berbagai sektor. Email [email protected] [email protected] https://www.energysolvers.net/ Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Navigasi pos Proton Perluas Ekspor EV Brunei lewat Kerja Sama dengan Grand Motors