0 0 Read Time:2 Minute, 52 Second Menteri Transport Satish Sharma menekankan perlunya transformasi transportasi yang mengedepankan teknologi, infrastruktur modern, dan pelayanan publik lebih baik di Jammu dan Kashmir. Dalam serangkaian rapat evaluasi, ia meminta langkah terukur untuk menjadikan sistem transportasi lebih transparan, efisien, dan ramah lingkungan. Pada pertemuan itu, Sharma meninjau kinerja Jammu and Kashmir Road Transport Corporation (JKRTC), Departemen Transportasi, Departemen Kendaraan Bermotor, dan State Motor Garages. Pembahasan meliputi aspek operasional, kondisi keuangan, ketersediaan SDM, infrastruktur, serta inisiatif digital yang tengah berjalan. Transformasi transportasi: dorongan digital dan infrastruktur Satish Sharma menekankan percepatan penerapan Intelligent Transport Management System (ITMS) sebagai bagian sentral transformasi transportasi. Sistem itu mencakup pelacakan armada berbasis GPS, tiket elektronik, dan informasi penumpang secara real time untuk meningkatkan transparansi serta kenyamanan pengguna. Selain ITMS, pembahasan juga meliputi rencana pengadaan bus listrik, pembangunan infrastruktur pengisian daya (EV charging), dan upaya monetisasi aset. Tujuannya agar penyediaan layanan publik tidak hanya modern tetapi juga berkelanjutan secara lingkungan dan finansial. Perluasan layanan JKRTC dan penguatan armada Saat meninjau JKRTC, Menteri meminta peta jalan waktu-terikat untuk penambahan armada, perluasan rute ke kawasan kurang terlayani, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang ada. Evaluasi mencakup cakupan rute, ketersediaan bus, layanan penumpang, dan kondisi keuangan korporasi. Sharma juga memantau pelaksanaan program perjalanan gratis bagi perempuan dan menegaskan bahwa skema kesejahteraan seperti itu harus dilanjutkan dengan tetap menjaga keberlanjutan keuangan perusahaan transportasi. Keselamatan jalan, penegakan hukum, dan kampanye kesadaran Kekhawatiran atas meningkatnya angka kecelakaan jalan menjadi salah satu fokus. Menteri menginstruksikan penguatan penegakan hukum, perbaikan langkah-langkah keselamatan, serta pelaksanaan kampanye kesadaran yang lebih luas. Ia menekankan tindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas berulang, termasuk penangguhan SIM dan pembatalan registrasi kendaraan, namun dengan penekanan bahwa tujuan utama adalah menyelamatkan nyawa, bukan sekadar pemberian sanksi. Baca juga: Produksi kendaraan Inggris turun 7,5% pada paruh pertama tahun, asosiasi industri khawatir Dalam rangka pencegahan, Sharma mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan dan analitik data untuk keperluan penegakan, identifikasi titik rawan kecelakaan, serta pembuatan kebijakan berdasarkan bukti. Proyek prioritas dan layanan teknis Beberapa proyek yang ditinjau antara lain fasilitas penghapusan kendaraan terdaftar (Registered Vehicle Scrapping Facilities/RVSFs), Automated Testing Stations (ATSs), Institute of Driver Training and Research, serta Inspection and Certification Centre di Samba. Selain itu, platform e-DAR, program PM-Rahat bagi korban kecelakaan jalan, dan pemetaan blackspot menjadi bagian dari agenda prioritas. Sharma meminta percepatan pelaksanaan proyek infrastruktur dengan menjamin kualitas dan transparansi selama pelaksanaan. Ia juga mengarahkan agar proses terkait kebijakan mobil dinas yang tertunda diproses sesuai jadwal yang telah ditentukan. Manajemen armada dan tantangan sumber daya manusia Pada sesi tinjauan State Motor Garages, fokus pembicaraan meliputi manajemen armada, pemeliharaan kendaraan, kondisi bengkel, proses pengadaan, ketersediaan tenaga kerja, serta potensi peningkatan penerimaan. Menteri menginstruksikan peningkatan fasilitas bengkel untuk mengurangi waktu tidak beroperasi kendaraan serta pengenalan bertahap kendaraan yang lebih efisien bahan bakar dan ramah lingkungan. Sharma juga menyampaikan keprihatinan atas kekurangan pengemudi, mekanik, dan personel teknis. Ia meminta percepatan rekrutmen dan penguatan program pengembangan keterampilan untuk mengatasi kekurangan tersebut dan meningkatkan kapasitas pelayanan teknis. Dalam pembahasan kebijakan baru, Menteri menyinggung proposal terkait taksi sepeda motor dan kebijakan sewa sepeda. Ia menegaskan bahwa inisiatif semacam itu harus membuka peluang kerja namun tetap menjamin keselamatan penumpang dan kepatuhan regulasi. Rapat ditutup dengan penghormatan berupa hening dua menit untuk mengenang almarhum Jugal Kishore Sharma, Assistant Regional Transport Officer (ARTO), sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya pada departemen. Baca juga berita lainnya: Impor EV China ke Kanada Meningkat, Mayoritas Diduga Tesla GM Gandeng Peak Energy Kembangkan Baterai Natrium-Ion untuk Penyimpanan Jaringan Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author nathan.prakoso Editor Otomotif EV Nathan Prakoso secara khusus mengikuti perkembangan industri kendaraan listrik, teknologi baterai, mobilitas ramah lingkungan, infrastruktur pengisian daya, serta inovasi otomotif masa depan. Email [email protected] [email protected] https://www.energysolvers.net/ Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Navigasi pos Produksi kendaraan Inggris turun 7,5% pada paruh pertama tahun, asosiasi industri khawatir